Postingan

Tentang sebuah sumpah Menurut ku sumpah adalah hal yang menyakitkan. Kenapa? Karena kita bukan tuhan yang akan tahu, benarkah sumpah itu bisa kita laksanakan. Untuk sumpah Bisakah kau tidak mengikat seseorang yang mengucapkan nya? Bisakah kau melepaskan seseorang yang kau cengkram karena sumpahnya? Kurasa kau begitu kejam Inilah yang aku benci dari sumpah Dia mengikat, dia mencengkeram, dia memegang dengan erat Aku tak suka sebuah kata " sumpah " Bisakah aku juga ikut bersumpah? Bisa ya :) Baiklah Aku juga bersumpah hari ini! . . . .
Kalian harus tau satu hal! Sehancur hancur nya aku Seremuk remuknya hatiku Karena itu Tak kan ku biarkan satu orang pun Tidak menghargai keluarga ku Kalian harus tau! Aku pernah merasakan segalanya Sebelum menjadi seperti ini Mereka masih jadi dan akan tetap jadi Yang nomor 1 bagiku Kalian harus tau! Aku rela meninggalkan apapun demi keluargaku Aku rela lakukan apapun demi keluargaku Aku rela menjadi apapun demi keluargaku Aku rela dihancurkan sehancur hancur nya demi keluargaku Aku bisa lakukan apapun demi mereka Seburuk apapun keluargaku Bagiku tak ada yang lebih baik dari keluargaku Jangan buat aku menjadi seekor singa buas! Jangan buat aku menjadi seperti itu Jangan! Karena jika kalian membuatku menjadi seperti itu karena menghina keluargaku Akan aku hancurkan kalian!! Kamu tidak pernah tahu arti mereka bagiku Kamu tidak pernah tahu siapa mereka bagiku Kamu tidak pernah tahu akan jadi seperti apa dirimu jika menghina mereka!! Aku bisa meninggalkan a...
Kamu tahu jadi aku itu bukan lah hal yang mudah? Entah seberapa banyak aku mengeluh Entah seberapa banyak aku terluka Entah seberapa banyak aku menangis Mudah? Tidak! Tidak semua orang bisa berdiri kokoh di posisi ini.. Tidak semoa orang bisa menahan duri yang menancap di tubuhnya.. Tidak semua orang Tapi aku bertahan? Bukan untuk siapapun! Melainkan untuk kedua permata berhargaku.. Mungkin aku sempat tersenyum walau sejenak Tapi tidak untuk mereka Mungkin aku sempat bermain bersama kedua tangan itu Tapi tidak untuk mereka Aku tidak ingin menjadi egois seperti angin Yang selalu ingin berputar putar arah dan tujuan.. Aku tidak ingin menjadi seperti air yang selalu mengalir lurus ke muara.. Seberapa kuat pun kau menahanku? Seberapa kuat pun kau meyankinkanku? Sekuat apapun kalian Aku tetap pada pada pendirianku Kalian punya pendirian? Kalian punya prinsip yang tidak bisa di ganggu gugat? Sama! Aku juga punya itu Setidaknya aku punya mimpi Walau kalian berkat...
Mengerti bahwa memaafkan itu proses yang menyakitkan.  Mengerti, walau menyakitkan itu harus dilalui  agar langkah kita menjadi jauh lebih ringan.  Maka saat kebenaran itu datang,  ia bagai embun yang terkena cahaya matahari.  Bagai debu yang disiram air.  Musnah sudah semua harapan-harapan palsu itu.  Menyisakan kesedihan.  Salah siapa? Mau menyalahkan orang lain? Kau tahu  sepotong intan terbaik dihasilkan dari dua hal, yaitu : suhu dan tekanan yang tinggi di perut bumi. Semakin tinggi suhu yang diterimanya Semakin tinggi tekanan yang diperolehnya,  Maka jika dia bisa bertahan, tidak hancur, dia akan berubah menjadi intan yang berkilau tiada tara. Keras.  Kokoh.  Mahal harganya.
Bahkan ketika semua orang terlihat lemah Hanya aku yang tidak boleh terlihat lemah Didepan mereka Bahkan ketika semua orang terlihat salah Hanya aku yang tidak boleh terlihat salah Didepan mereka Karena aku adalah tolak ukur dan panutan Bagi Adik Adikku Aku rela bahkan jika harus mengejar mimpi seorang diri Aku rela bahkan harus jauh dari keluargaku Karena jarak dan tanggung jawab inilah yang memaksaku untuk tetap bertahan Bahkan diatas puing puing kesedihan Mengingat tentang orang tuaku diatas kepalaku Dan adik adik ku di pundakku
papa..mama Aku rindu peluk hangat ragamu Belaian kasih sayang yang kurasa dulu Bak ditelan ombak kemesraan pun lenyap sudah Tampak jelas dalam memori Keegoisan menggiringku dalam kehancuran Perpecahan memaksaku untuk memihak Caci maki dari hati yang penuh amarah Memaksaku untuk sembunyi di sudut ruangan Ruangan yang gelap… Luka tampak semakin nyata Manakala ku terdiam di ujung kehancuran Hatiku terkunci ingin rasa menjerit Namun ku tak berdaya Beranjak dewasa Kulangkahkan kaki menatap langit Mentari mengiringi langkah kakiku Melintasi kerasnya dunia Haus kasih sayang, lupa arti cinta Jauh dari Tuhan, bahkan tak mengenal-Nya Terombang ambing lupa akan diri Salah siapa? mama? papa? Atau Takdir? Sampai saatnya tiba Aku tersadar dalam kedewasaan Keihlasan dan ketabahan merasuki kalbu Menguatkan diri hati dan pikiran Kini nikmatilah hidup kalian Sebut namaku jika rindu menyeru kalian Aku akan hadir di hati kalian Aku akan ha...
Aku tidak tahu bagaimana rintik hujan bisa jatuh ke bumi Aku tidak tahu bagaimana panas bumi bisa menyengat tubuhku aku hanyalan sebuah rumput yang hanya bergoyang tak menentu aku hanyalah seeokor merpati yang terbang tak berarah tapi kelak aku tidak akan lagi menjadi seeokor merpati yang tak berarah aku akan menjadi merpati yang menembus cakrawala dunia aku akan menjadi merpati yang tak berbatas mungkin hari ini aku terluka mungkin hari ini aku terjatuh mungkin hari ini aku gagal tapi akan aku pastikan bahwa tidak selamanya luka itu menyakitkan bahwa tidak selamanya jatuh itu menggoreskan dan tidak selamanya gagal itu memutus harapan Harapan harapan yang dulu ku bangun harus tiada ditelan waktu dulu aku menunggu waktu sebagai sebuah penantian tapi kini waktu itu menyakitkan waktu itu selalu memberi harapan yang palsu harapan yang hanya angan Kau tau bahwa aku bukan ular yang selalu menakutkan Kau tahu bahwa aku bukan tikus yang selalu menjijikan tapi aku b...